Senin, 29 Agustus 2022

Melewati Satu Hari Tanpa Al-Qur'an


 Melewati satu hari tanpa Al-Qur'an

Antara Al-Qur'an, buku dan handphone, dengan yang manakah kita  lebih lama?

Aku kagum pada mereka yang setiap usai sholat fardhu dengan lirih senantiasa mengumandangkan ayat suci Al-Qur'an, dan aku merasa aku iri pada mereka yang senang sekali berlama-lama dengan A-Qur'an, bahkan mereka yang mempelajari Al-Qur'an, mengkaji lebih dalam tentang Al-Qur'an, terlebih lagi mereka yang menghafal isi Al-Qur'an, sungguh aku

 adalah orang yang sangat mengagumi mereka, namun beda halnya dengan diriku, aku memang tidak bisa melewati satu hari hidupku tanpa Al-Qur'an, rasanya ketika aku tidak membaca Al-Qur'an seperti berdosa dan aku merasa tidak tenang, bahkan kehilangan salah satu dari diriku, memang aku bukan lah seperti mereka, 24 jam bersama Al-Qur'an, mempelajari dan menghafalnya tapi setidaknya sehari saja tanpa Al-Qur'an rasanya sholat tidak sempurna tanpa tidak di barengi dengan Al-Qur'an.

Jujur di 5 waktu sholat fardhu aku hanya membaca Al-Qur'an kadang 2-3 kali sholat fardhu, kadang aku merenunginya sambil membaca artinya dan terkadang tidak itulah diriku, dan aku diriku ingin menjadi lebih baik dari hari ini.

Bukan hanya itu saja ketika menjadi mahasiswa banyak orang yang ku temui dengan berbagai kararkter diri mereka masing-masing, aku mengenal mereka dan tau mereka, dan itulah mereka, mereka yang bisa dan terbiasa melewati hari mereka tanpa Al-Qur'an, yayaya terlihat mungkin mereka tau membaca Al-Qur'an, namun tidak begitu fasih, dan mereka enggan untuk membacanya ketika mereka belum fasih, lain halnya dengan mereka yang masih buta membaca Al-Qur'an, entah karena apa,?

Al-Qur'an adalah firman Allah dan membaca nya mendapat pahala, bukan hanya imbalan pahala ketenangan, ketentraman ada pada diri kita ketika kita membacanya, sungguh merugi mereka yang sudah diberikan pengetahuan membaca bisa dan pandai membaca Al-Qur'an namun terbiasa tidak membaca Al-Qur'an dan sungguh merugi juga mereka yang kurang lancar dan tidak bisa membaca Al-Qur'an tapi enggan untuk mempelajarinya.

Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Allah, aku bersyukur engkau berikan aku kedua orang tua yang mengajariku, untuk pandai membaca Al-Qur'an dan memberiku pendidikan tentang Al-Qur'an, hingga saat ini ku akui aku lancar membaca Al-Qur'an fasih dan benar makhrijul hurufnya namun harus terus diasah dan belajar agar semakin indah bacaan Al-Qur'an ku, 

Terimakasih Untuk kedua orang tuaku........

Mamak, Bapak


 Assalamu'alaikum Wr.Wb. Alhamdulillahhi bini'mati tatimusshalihat, wa alhamdulillahi a'la kulli hallin. shalawat dan salam terc...